Bulan Dzulhijah sebagian masyarakat mengenalnya sebagai bulan kurban, dan merupakan bulan berkah bagi para peternak dan mereka yang berhubungan dengan dunia peternakan. Keberkahan bulan ini dilihat dari keuntungan yang melipat diperoleh para peternak, dan penjual hewan kurban, karena pada bulan ini kebutuhan hewan, dan harga hewan meningkat drastis dari bulan – bulan sebelumnya. Berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun dan data yang diperoleh dari lapangan kebutuhan akan hewan padasetiap bulan dzulhijah senantiasa mengalami peningkatan sehingga bagi para peternak dan penjual hewan hari raya Idul Adha merupakan panen tahunan yang sangat dinantikan. Pada sisi lain momentum ini, terbuktidapat menggerakkan ekonomi rakyat, mulai dari budi daya peternakan hewan sampai industri manufaktur yang mengolah daging mentahmenjadi produk olahan berupa kornet dan produk lainnya, inilah yang dinamakan kurban sebenarnya. Tidak hanya menyembelih hewan dan membagi daging, tetapi mampu membuat suatu gerakan perekonomian kuat dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin.
Pada moment ini, Dompet Dhuafa telah mengubah gerakan berkurban untuk santunan menjadi gerakan ekonomi rakyat.Momentum Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban untukmasyarakat miskin hanyalah makna simbolik. Pada dasarnya semangat untuk berbagi dan membantu kaum miskin untuk bisa hidup mandiri adalah filosofi sebenarnya.
Tahun 1431 H adalah tahun kedua bagi ddlivestock sebagai jejaring bisnis yang berada dibawah Direktorat Bisnis Dompet Dhuafa dalam melaksanakan Program Pemberdayaan Kurban. Sebelumnya Program Pemberdayaan ini dilaksanakan oleh jejaring Kampoeng Ternak, dan semenjak pada tahun 1430 H program pemberdayaan dikelola oleh ddlivestock. Dimana ddlivestock merupakan perkembangan dari salah satuunit divisi Kampoeng Ternak yaitu Divisi Pengembangan Usaha yang selama ini menangani kegiatan penjualan hewan kurban, akikan, produk olahan, dan lain-lain.
Perkembangan kegiatan PP Kurban pada tahun 1431 H ini seperti halnya pada tahun sebelumnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan dalam program pemberdayaan ini dapat dilihat dari nilai investasi program, jumlah ternak yang disalurkan, jumlah mitra, dan jumlah peternak yang terlibat.
Pada tahun ini, jumlah total investasi yang bergulir dalam kegiatan PP Kurban 1431 H adalah sebanyak Rp 3.207.175.000, lebih besar 8 % dari dana yang diinvestasikan pada tahun sebelumnya. Dana yang disalurkan sebagai dana investasi kurban tersebut telah menggerakan peternakan yang tersebar di 19 propinsi dengan melibatkan 956 peternak dhuafa. Sehingga kegiatan berkurban dapat diarahkan ke aspek yang lebih luas dan produktif dalam bentuk pemberdayaan peternak dhuafa, tidak sekedar menjadi aset konsumtif yang habis dalam waktu singkat. Dengan kata lain kurban bisa menggerakkan ekonomi rakyat secara lebih luas dan tentunya sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam.
Selain peningkatan dari nilai investasi, peningkatan yang cukup signifikanpun ada pada ternak yang disalurkan jika pada tahun sebelumnya jumlah ternak doka yang disalurkan sebanyak 5.185 ekor, sapi 195 ekor maka pada tahun 1431 H jumlah ternak doka yang disalurkan sebanyak 9.667 ekor, dan sapi 267 ekor. Jika diprosentasikan maka peningkatan ternak doka mencapai 80 % dan sapi 36 %.
Tentunya peningkatan ini bagi ddlivestock merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam menggiatkan ekonomi masyarakat kecil pada umumnya dansecara khusus bagi pemberdayaan masyarakat yang melibatkan peternak dhuafa. Dari jumlah sebesar Rp. 3.207.175.000 yang diinvestasikan oleh ddlivestock dalam program pemberdayaan peternak, bagi hasil yang diperoleh mitra pengelola dan peternak yang terlibat dalam program ini sebesar Rp.1.033.467.380,- dan jika dibagi oleh setiap peternak dan mitra yang terlibat maka rataan setiap orang akan mendapatkan tambahan penghasilan dari program pemberdayaan ini sebesar Rp.1.035.500 selama 4 bulan program berjalan jumlah tersebut bukanlah jumlah yang besar bagi ukuran sebuah penghasilan tetapi bagi sebuah pemberdayaan angka tersebut merupakan buah nyata yang dapat membantu dan mengerakan ekonomi masyarakat kecil. Tentunya kami berharap semoga kontribusi ini dapat memberikan hasil yang positif dalam kemajuan peternakan di negeri ini. Semoga...










