You are here: Artikel Opini Pemerintah Mutakhirkan Data Populasi Sapi
 
 

Pemerintah Mutakhirkan Data Populasi Sapi

E-mail Print PDF

JAKARTA—Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mulai memutakhirkan data sapi potong di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan guna memberikan dukungan data yang akurat terkait program swasembada daging sapi 2014. Direktur Jenderal Peternakan Kementerian Pertanian, Tjeppy Daradjatun, mengungkapkan salah satu kendala mencapai target swasembada daging sapi adalah tidak tersedianya data base yang akurat tentang populasi sapi di Indonesia. Data ini tidak hanya menyangkut jumlah sapi, namun juga identifikasi ternak, seperti ciri-ciri, sejarah kesehatan, perkawinan, dan usia.

Padahal, data base tersebut sangat diperlukan untuk menentukan kebijakan dan strategi budidaya sapi di lapangan. Karena itu, kata Tjeppy, tahun ini Kementerian Pertanian akan melakukan pemutakhiran data populasi sapi yang dilaksanakan di 33 provinsi, 471 kabupaten/kota, 6.548 kecamatan, dan 78.732 desa/kelurahan.
''Kegiatan kita lakukan bekerja sama dengan BPS (Badan Pusat Statistik),'' ujarnya di Jakarta, Kamis (11/3).

Ternak sapi yang akan didata adalah ternak sapi yang diusahakan oleh rumah tangga maupun badan hukum baik tujuannya untuk usaha, perdagangan, maupun angkutan. Pendataan yang dilakukan pada tahun ini bukanlah pendataan ternak sapi yang pertama kalinya. Sebelumnya pemerintah telah memiliki data populasi sapi yang didapat dari sensus ternak sapi pada tahun-tahun lalu. ''Kali ini hanya memutakhirkan saja, jadi hanya memperbaharui database PTS (pemelihara ternak sapi) dengan cara mendatangi pemilik ternak,'' jelasnya Tjeppy. (republika.co.id, 11/3/2010)

Comments (1)Add Comment
0
tanya dong
written by dendi tea, April 29, 2010
mau beli domba

Write comment

busy